Senin, 18 Juni 2012
Rooney Yakin Inggris Bisa Sukses di Polandia-Ukraina
Krakow - Boleh dibilang tak banyak yang menjagokan Inggris untuk bisa berprestasi di Piala Eropa kali ini. Tapi tak demikian dengan Wayne Rooney yang menganggap The Three Lions punya peluang besar jadi juara.
Sering kali difavoritkan setiap tampil di Piala Dunia atau Piala Eropa, Inggris malah kerap tampil melempem di sana. Ekspetasi publik yang berlebihan disebut-sebut sebagai penyebab utamanya.
Begitupun dengan di Polandia-Ukraina kali ini, Inggris bukanlah favorit seperti Spanyol, Jerman atau Prancis yang dijagokan bisa meraih titel juara. Berbagai masalah menghadang persiapan tim jelang Piala Eropa.
Dimulai dari penunjukkan Roy Hodgson sebagai pelatih, lalu kasus rasisme yang menimpa John Terry plus badai cedera yang mendera tim membuat 'Tim Tiga Singa' diragukan bisa berbicara banyak.
Tapi dari dua laga yang sudah dilalui, Inggris sendiri mampu meraup empat poin hasil dari imbang melawan Prancis dan menang dramatis atas Swedia. Dengan performa tim sejauh ini, Rooney meyakini Inggris bisa mementahkan semua keraguan itu.
"Seperti yang sudah saya bilang sebleumnya. Saya pikir kami cukup bagu. Saya tahu tidak ada satupun orang yang ingin memberi ekspetasi pada kami tapi saya sangat percaya kami punya para pemain (berkualitas)," tukas Rooney di Sportinglife.
"Sebelum turnamen ini dimulai saya mengatakan negara seperti kami butuh berada di sana dengan tujuan untuk memenangi turnamen besar itu," sambungnya.
"Jelas Anda butuh sedikit keberuntungan juga, tapi kami punya kesempatan bagus. Kami punya pemain bagus dan lebih terorganisasi dari yang selama ini yang kami miliki di dalam skuad," analisanya.Keberuntungan itu pula yang dibutuhkan Inggris di matchday terakhir Grup D saat melawan tuan rumah Ukraina. Hasil imbang memang cukup untuk Inggris lolos, tapi kemenangan dengan skor besar akan membuat mereka jadi juara grup.
"Kami lebih sulit dikalahkan saat ini. Jika kami terus bisa mempertahankan itu dan tetap berusaha keras, maka tak alasan lagi kami tidak bisa berbicara banyak di sini dan memenanginya," tandas pemain yang sudah akan bermain di laga ketiga usai menjalani skorsing.
free download mp3,movie,3gp,image,berita olahraga dll..
Sering kali difavoritkan setiap tampil di Piala Dunia atau Piala Eropa, Inggris malah kerap tampil melempem di sana. Ekspetasi publik yang berlebihan disebut-sebut sebagai penyebab utamanya.
Begitupun dengan di Polandia-Ukraina kali ini, Inggris bukanlah favorit seperti Spanyol, Jerman atau Prancis yang dijagokan bisa meraih titel juara. Berbagai masalah menghadang persiapan tim jelang Piala Eropa.
Dimulai dari penunjukkan Roy Hodgson sebagai pelatih, lalu kasus rasisme yang menimpa John Terry plus badai cedera yang mendera tim membuat 'Tim Tiga Singa' diragukan bisa berbicara banyak.
Tapi dari dua laga yang sudah dilalui, Inggris sendiri mampu meraup empat poin hasil dari imbang melawan Prancis dan menang dramatis atas Swedia. Dengan performa tim sejauh ini, Rooney meyakini Inggris bisa mementahkan semua keraguan itu.
"Seperti yang sudah saya bilang sebleumnya. Saya pikir kami cukup bagu. Saya tahu tidak ada satupun orang yang ingin memberi ekspetasi pada kami tapi saya sangat percaya kami punya para pemain (berkualitas)," tukas Rooney di Sportinglife.
"Sebelum turnamen ini dimulai saya mengatakan negara seperti kami butuh berada di sana dengan tujuan untuk memenangi turnamen besar itu," sambungnya.
"Jelas Anda butuh sedikit keberuntungan juga, tapi kami punya kesempatan bagus. Kami punya pemain bagus dan lebih terorganisasi dari yang selama ini yang kami miliki di dalam skuad," analisanya.Keberuntungan itu pula yang dibutuhkan Inggris di matchday terakhir Grup D saat melawan tuan rumah Ukraina. Hasil imbang memang cukup untuk Inggris lolos, tapi kemenangan dengan skor besar akan membuat mereka jadi juara grup.
"Kami lebih sulit dikalahkan saat ini. Jika kami terus bisa mempertahankan itu dan tetap berusaha keras, maka tak alasan lagi kami tidak bisa berbicara banyak di sini dan memenanginya," tandas pemain yang sudah akan bermain di laga ketiga usai menjalani skorsing.
free download mp3,movie,3gp,image,berita olahraga dll..
Minggu, 17 Juni 2012
Lorenzo Menangi Duel dengan Stoner di Silverstone
Silverstone - Jorge Lorenzo meraih kemenangan pada balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (17/6/2012) malam WIB. Pebalap Yamaha itu menang setelah mengungguli Casey Stoner.
Balapan dimulai dengan Ben Spies, yang start dari urutan kedua, merangsek naik satu posisi setelah tikungan perdana. Sementara Stoner mengikuti di belakangnya dan Alvaro Bautista, sang penempat pole position, harus tergusur ke urutan tiga.
Spies memimpin balapan hingga lap kelima, sampai tiba di mana dirinya menikung terlalu lebar dan akhirnya disalip oleh Stoner. Dari sini, Stoner tampak memimpin.
Namun, ancaman muncul dari belakang. Lorenzo yang berada di posisi keempat dengan pasti melaju dan menyalip pebalap-pebalap di depannya, termasuk Spies. Ia pun mengancam Stoner.
Sembilan lap menjelang balapan berakhir, Stoner dan Lorenzo terlibat duel. Lorenzo berhasil melewati Stoner, sebelum pebalap asal Australia itu kembali menyalipnya. Pada akhirnya, Lorenzo juga yang keluar sebagai pemenang duel itu. Ia sukses mengungguli Stoner, ketika keduanya hendak menikung ke kiri.
Sampai akhir balapan, pebalap asal Spanyol itu tetap tak terkejar. Ia juara dengan diikuti oleh Stoner dan Dani Pedrosa di posisi kedua dan ketiga. Bautista mengakhiri balapan di posisi keempat, sedangkan Spies kelima.
Bagi Lorenzo sendiri, kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga secara berurutan. Sebelumnya, ia sukses menjadi juara di Prancis dan Catalunya.
Balapan dimulai dengan Ben Spies, yang start dari urutan kedua, merangsek naik satu posisi setelah tikungan perdana. Sementara Stoner mengikuti di belakangnya dan Alvaro Bautista, sang penempat pole position, harus tergusur ke urutan tiga.
Spies memimpin balapan hingga lap kelima, sampai tiba di mana dirinya menikung terlalu lebar dan akhirnya disalip oleh Stoner. Dari sini, Stoner tampak memimpin.
Namun, ancaman muncul dari belakang. Lorenzo yang berada di posisi keempat dengan pasti melaju dan menyalip pebalap-pebalap di depannya, termasuk Spies. Ia pun mengancam Stoner.
Sembilan lap menjelang balapan berakhir, Stoner dan Lorenzo terlibat duel. Lorenzo berhasil melewati Stoner, sebelum pebalap asal Australia itu kembali menyalipnya. Pada akhirnya, Lorenzo juga yang keluar sebagai pemenang duel itu. Ia sukses mengungguli Stoner, ketika keduanya hendak menikung ke kiri.
Sampai akhir balapan, pebalap asal Spanyol itu tetap tak terkejar. Ia juara dengan diikuti oleh Stoner dan Dani Pedrosa di posisi kedua dan ketiga. Bautista mengakhiri balapan di posisi keempat, sedangkan Spies kelima.
Bagi Lorenzo sendiri, kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga secara berurutan. Sebelumnya, ia sukses menjadi juara di Prancis dan Catalunya.
Lagi, Kaka Digosipkan Balik ke Milan
Milan - Setelah tiga musim berlalu tanpa kemilau, Kaka kembali digosipkan akan meninggalkan Real Madrid untuk bermain lagi dengan klub lamanya, AC Milan.
Adalah koran Italia Corriere dello Sport yang menyemburkan lagi rumor lama tersebut, dengan menyebutkan bahwa Kaka sedang berusaha bernegosiasi dengan pihak Madrid supaya kontraknya bisa diputus lebih cepat, dari yang semestinya berakhir 2015.Sejak bermain di SantiagoBernabeu mulai 2009, Kaka tidak bersinar. Selain karena sering cedera, dan salah satunya pernah membuatnya absen selama delapan bulan, ia juga belum menemui kecocokan teknis dengan Jose Mourinho.
Di musim lalu pemain 30 tahun itu cuma dimainkan 17 kali sebagai starter di La Liga, dan 10 kali lainnya sebagai pemain pengganti. Total, selama tiga musim ia hanya tampil di 66 pertandingan Liga Spanyol, dan hanya 49 dari menit pertama.Gosip itu menyebutkan pula, Madrid kali ini mungkin lebih siap untuk melepas pemain terbaik dunia 2007 itu. Salah satu alasannya, mereka bisa berhemat karena gaji Kaka sampai 11 juta euro per musim.
Milan, yang menjual Kaka ke Madrid seharga 65 juta euro, diisukan pula harus melepas Zlatan Ibrahimovic sebagai paket. Mourinho konon masih menyukai bomber Swedia itu, yang pernah jadi anak buahnya di Inter Milan.
Adalah koran Italia Corriere dello Sport yang menyemburkan lagi rumor lama tersebut, dengan menyebutkan bahwa Kaka sedang berusaha bernegosiasi dengan pihak Madrid supaya kontraknya bisa diputus lebih cepat, dari yang semestinya berakhir 2015.Sejak bermain di SantiagoBernabeu mulai 2009, Kaka tidak bersinar. Selain karena sering cedera, dan salah satunya pernah membuatnya absen selama delapan bulan, ia juga belum menemui kecocokan teknis dengan Jose Mourinho.
Di musim lalu pemain 30 tahun itu cuma dimainkan 17 kali sebagai starter di La Liga, dan 10 kali lainnya sebagai pemain pengganti. Total, selama tiga musim ia hanya tampil di 66 pertandingan Liga Spanyol, dan hanya 49 dari menit pertama.Gosip itu menyebutkan pula, Madrid kali ini mungkin lebih siap untuk melepas pemain terbaik dunia 2007 itu. Salah satu alasannya, mereka bisa berhemat karena gaji Kaka sampai 11 juta euro per musim.
Milan, yang menjual Kaka ke Madrid seharga 65 juta euro, diisukan pula harus melepas Zlatan Ibrahimovic sebagai paket. Mourinho konon masih menyukai bomber Swedia itu, yang pernah jadi anak buahnya di Inter Milan.
Sabtu, 16 Juni 2012
Jumat, 15 Juni 2012
Inggris Sering Menang di Tanggal 15 Juni
Kyiv- Inggris cukup sering bertanding di turnamen besar di tanggal 15 Juni, termasuk melawan Swedia malam ini di Kiev, Ukraina. Apa lagi catatan menarik terkait pertemuan mereka ini?
Berikut ini sejumlah fakta menarik yang ditangkum dari BBC Sport:
Head-to-head
- Inggris tak pernah mengalahkan Swedia dalam tujuh pertandingan kompetitif terakhir mereka. Tapi tidak ada negara yang tak terkalahkan sampai delapan kali melawan Inggris.
- Di level pertandingan non-kompetitif, pada laga persahabatan mereka di Wembley pada November 2011, Inggris mengalahkan Swedia 1-0 dan itu kali pertama mereka mencapainya sejak 1968. Gol tunggal dicetak Gareth Barry, tapi dia absen di EURO karena cedera.
- Empat dari enam pertemuan mereka berakhir sama kuat, termasuk tiga kali di level pertandingan kompetitif.
Swedia- Swedia selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya di putaran Piala Eropa. Itu adtalah kekalahan beruntun terburuk mereka.
- Di bawah komando pelatih Erik Hamren, Swedia selalu mencetak gol di semua pertandingan kompetitif yang berjumlah 11 kali.
- Dari empat pertandingan terakhir Swedia, Zlatan Ibrahimovic selalu mendulang gol di setiap pertandingan tersebut. Pemain terakhir yang selalu bikin gol di lima partai berturut-turut Swedia adalah Henrik Larsson di tahun 2001.
- Gol Ibrahimovic ke gawang Ukraina di laga pertama Swedia di EURO 2012, menjadikan dia sebagai pemain kelima yang mencetak gol di tiga Piala Eropa berbeda: Pendahulunya adalah Juergen Klinsmann (Jerman), Vladimir Smicer (Republik Ceko), Thierry Henry (Prancis), dan Nuno Gomes (Portugal).
Inggris
- Inggris selalu gagal mencetak gol lebih dari satu kali dalam tujuh laga terakhirnya di turnamen besar -- sejak seri 2-2 melawan Swedia di Piala Dunia 2006. Pencetak golnya adalah Joe Cole dan Steven Gerrard.
- Mereka memenangi empat pertandingan terakhirnya di turnamen besar yang dihelar di tanggal 15 Juni tanpa kebobolan. Salah satunya adalah kemenangan 2-0 atas Skotlandia di Piala Eropa 1996.
- Meski demikian, mereka juga pernah kalah dua kali di tanggal yang sama dalam sejarah Piala Eropa, termasuk 1-3 dari Belanda di edisi 1988.
Berikut ini sejumlah fakta menarik yang ditangkum dari BBC Sport:
Head-to-head
- Inggris tak pernah mengalahkan Swedia dalam tujuh pertandingan kompetitif terakhir mereka. Tapi tidak ada negara yang tak terkalahkan sampai delapan kali melawan Inggris.
- Di level pertandingan non-kompetitif, pada laga persahabatan mereka di Wembley pada November 2011, Inggris mengalahkan Swedia 1-0 dan itu kali pertama mereka mencapainya sejak 1968. Gol tunggal dicetak Gareth Barry, tapi dia absen di EURO karena cedera.
- Empat dari enam pertemuan mereka berakhir sama kuat, termasuk tiga kali di level pertandingan kompetitif.
Swedia- Swedia selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya di putaran Piala Eropa. Itu adtalah kekalahan beruntun terburuk mereka.
- Di bawah komando pelatih Erik Hamren, Swedia selalu mencetak gol di semua pertandingan kompetitif yang berjumlah 11 kali.
- Dari empat pertandingan terakhir Swedia, Zlatan Ibrahimovic selalu mendulang gol di setiap pertandingan tersebut. Pemain terakhir yang selalu bikin gol di lima partai berturut-turut Swedia adalah Henrik Larsson di tahun 2001.
- Gol Ibrahimovic ke gawang Ukraina di laga pertama Swedia di EURO 2012, menjadikan dia sebagai pemain kelima yang mencetak gol di tiga Piala Eropa berbeda: Pendahulunya adalah Juergen Klinsmann (Jerman), Vladimir Smicer (Republik Ceko), Thierry Henry (Prancis), dan Nuno Gomes (Portugal).
Inggris
- Inggris selalu gagal mencetak gol lebih dari satu kali dalam tujuh laga terakhirnya di turnamen besar -- sejak seri 2-2 melawan Swedia di Piala Dunia 2006. Pencetak golnya adalah Joe Cole dan Steven Gerrard.
- Mereka memenangi empat pertandingan terakhirnya di turnamen besar yang dihelar di tanggal 15 Juni tanpa kebobolan. Salah satunya adalah kemenangan 2-0 atas Skotlandia di Piala Eropa 1996.
- Meski demikian, mereka juga pernah kalah dua kali di tanggal yang sama dalam sejarah Piala Eropa, termasuk 1-3 dari Belanda di edisi 1988.
Kamis, 14 Juni 2012
Langganan:
Postingan (Atom)



